Bismillah .
malam ini ditempat ini dikota ini segala persoalan mulai memaksa masuk dan menuntut untuk difikirkan . tapi aku manusia yang dengan segala keterbatasannya masih belum sanggup menampung semua dan memikirkan semua yang sebenarnya aku juga tidak tau apa ujung dari semuanya .
malam ini otakku lebih tertarik untuk mencurahkan tentang aku dan dia . Tentang hubungan yang tak terfikirkan yang aku harapkan lama kisahnya .
berawal dari bberapa pesan singkat yang kamu kirimkan ke aku , yang isinya sangat membuat aku merasa ada sesuatu dibalik pesan itu . dan ternyata apa yang aku sangka malam itu juga, benar .
tidak ada salahnya mendengarkan sebuah ramalan, apapun itu . sesuatu jelek atau bagus sekalipun . dan aku tidak perlu ragu lagi , km pasti bisa memilih apa dan yang mana yg harus kamu ambil dan bagi denganku . memang kenyataan dari sebuah pernyataan itu cukup menyakitkan , aku juga merasakannya . apalagi saat keyakinanku atas apa yang kita jalani ini kamu pertanyakan ? seolah aku menyiratkan keraguan yang sangat jelas dengan perasaan yg kt pelihara bersama . memang awalnya ketidakyakinan itu kerap kali datang dan mengganggu, tp dngan segala perhatianmu dan ksungguhan yg kamu tunjukkan , keyakinan serta ketulusan itu dengan sendirinya ada dihati ini . aku menjalaninya dngan tulus, dengan izin Yang Kuasa aku menyayangimu . jadi tolong jangan ragukan keyakinan yang sudah terpatri selama ini :)
jujur aku merasa kecewa dimalam itu , malam dmn sebuah kata yg kamu sendiri bilang untuk haram diucapkan tapi terucap dari mulutmu sendiri . dan itu terjadi karena keraguanmu atas keyakinanku selama ini dgnmu , dgn hubungan kita . aku ga percaya kamu bs dgn smudah itu menawarkan pilihan yg berakibat fatal untuk kt . Tp aku dan kamu seperti kata seorang guru smp ksayanganku (ga tau km syg ap ga sm beliau? Haha) udah cukup dewasa untuk bisa menyikapi tiap persoalan .
Alhamdulillah semua baik baik aja :) kt udah sepakat untuk tetap menjalaninya setulus dan seikhlas hati ini . kt jg masih muda , jalan kt masih panjang , cita-cita masih mengolok2 di depan mata dan dia akan menertawakan kalau kt gagal menaklukannya . lalu bagaimana dengan kita ? ya kita akan selalu sama-sama . walaupun jarak dngan kejamnya menciptakan pemisah antara kt . Selalu jaga aja apa yg kt punya sekarang , jaga hati , jalani semua karna Allah . dan apapun yang akan terjadi nanti , itu Wallahualam :)
