Anak Negeri
Lihatlah , aku berdiri bagai seonggok tiang kokoh !
melempar pandangan ke depan , luas .
Sepasang mata mengawasiku seolah membaca naluriku .
berteriak , meraung, memohon belas kasih jemariku .
Lihatlah , aku berdiri bagai seonggok tiang kokoh !
Hei, dimana perasaanmu ?
matikah ?
ketika anak manusia menatapmu dengan penuh pengharapan
kaki kecilnya berlari tak pernah tumbang
raut mungilnya menyunggingkan senyum sengsara
perih . . .
tidakkah kau teriris melihat kenyataan itu ?
Satu masa ketika seharusnya kaki-kaki kecil itu bersih dengan sepatu hitamnya
raut mungil dengan mimik berpikir
bayangkan ! bukankah itu lucu ?
tanyanya, teriakannya, rasa penasarannya
tidakkah itu semua harus terjawab ?
tidak dengan mereka !
garis hidup memaksa mereka untuk berjuang
menembus dunia yang tak diinginkan
debu dan asap hitam teman mereka
belas kasih adalah pengharapan
bisa terus hidup adalah doa sepanjang malam
hei , anak negeri !
banggakah kau dengan diammu itu ?
tidakkah kau malu dengan tatapan lusuh itu ?
uluran tanganmu adalah setetes embun
beri mereka arti
harapan untuk tetap berdiri menjemput impian
hihi , ini puisi karyaku , murni, yang kubuat dalam waktu kurang lebih satu jam . Dan habis itu aku bacakan dlaam waktu kurang lebih lima belas menit dengan banyak ekspresi tentunya . Dan alhasil, aku dapat juara dua ! yah, kurang memuaskan memang , aku juga kurang optimal dan ditambah dengan niat ikut lomba yang setengah setengah ! hasilnya ikutan setengah deh , haha .
Tapi aku udah senang, dengan gini aku mulai percaya diri buat mempublikasikan karya-karya ku . gg sepenuhnya pd sih , cuma mulai berani , itu aja . Aku masih perlu banyak belajar, banyak ciptain karya , banyak baca, banyak lihat , banyak bersyukur , hhehe .
love nano :)
Label: my self
